Ligamansion yang terletak di jantung kota kecil ini sudah lama dikabarkan berhantu. Bangunan megah ini, dengan menara-menara tinggi dan dinding-dinding gelap yang ditutupi tanaman ivy, telah terbengkalai selama bertahun-tahun, menambah reputasinya yang menakutkan. Banyak penduduk setempat yang menghindari melewati mansion tersebut, mengaku telah mendengar suara-suara aneh dan melihat kerlap-kerlip lampu di jendela pada larut malam.
Baru-baru ini, sekelompok penjelajah pemberani memutuskan untuk menyelidiki rumah tersebut dan melihat apakah rumor hantu itu benar. Apa yang mereka temui di dalam tembok Ligamansion yang membusuk membuat mereka ketakutan dan terguncang.
Saat mereka memasuki mansion, rombongan langsung merasakan hawa dingin yang seakan meresap ke dalam tulang mereka. Bagian dalam mansion yang tadinya megah kini tertutup debu dan sarang laba-laba, perabotannya terbalik dan rusak, memberikan suasana yang sunyi dan rusak pada tempat itu.
Saat mereka berjalan melewati koridor yang gelap, suara-suara aneh bergema di sekitar mereka – bisikan, langkah kaki, dan sesekali suara tawa yang membuat mereka merinding. Salah satu anggota kelompok mengaku pernah melihat sesosok bayangan melesat di tikungan, namun menghilang saat mereka melakukan pengejaran.
Kelompok itu akhirnya berjalan menuju grand ballroom, di mana mereka bertemu dengan pemandangan yang membuat darah mereka menjadi dingin. Sesosok tubuh dengan gaun putih compang-camping berdiri di tengah ruangan, wajahnya tertutup oleh rambut panjang berwarna hitam. Sosok itu sepertinya memberi isyarat agar mereka mendekat, matanya bersinar dengan cahaya dunia lain.
Saat mereka mendekat, sosok itu mengeluarkan jeritan mengerikan yang menggema di seluruh mansion, menyebabkan kelompok itu lari ketakutan. Mereka berlari melewati koridor, merasa seolah-olah sedang dikejar oleh kekuatan tak terlihat, hingga akhirnya mereka berhasil kembali ke dunia luar yang aman.
Kelompok tersebut kemudian menceritakan pengalaman mengerikan mereka di Ligamansion, tidak mampu menghilangkan rasa takut yang menyelimuti mereka. Ada yang mengaku pernah melihat penampakan di cermin, ada pula yang mendengar suara-suara berbisik di telinga. Perjumpaan ini meninggalkan mereka dengan rasa hormat baru terhadap hal-hal gaib dan ketakutan mendalam terhadap hal-hal yang tidak diketahui.
Apakah pertemuan hantu di Ligamansion itu nyata atau hanya hasil imajinasi yang terlalu aktif, satu hal yang pasti – mansion ini menyimpan sejarah kelam dan mengerikan yang terus menghantui mereka yang berani memasuki temboknya yang ditinggalkan.
